Aksi Go Public yang Semakin Dilirik

Ilustrasi
Ilustrasi | Industry-Buzz.com, diolah.

Geliat perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kian marak. Tahun ini, BEI menargetkan 35 perusahaan baru akan mencatatkan sahamnya (listing) di bursa saham melalui mekanisme IPO.

IPO menjadi salah satu cara bagi perusahaan untuk menambah permodalan guna mengembangkan bisnis perusahaan. Tercatat hingga Senin, 16 Oktober 2017, terdapat 27 perusahaan yang melantai di bursa saham. Dari sekian banyak emiten, ada satu perusahaan rintisan atau stratup yang mencoba peruntungannya di lantai bursa.

Meski banyak emiten yang mencatatkan diri, nilai emisi dari saham-saham yang baru saja melantai ini tidaklah besar. Total nilai emisi IPO tahun ini berada di bawah Rp10 triliun. Ada kemungkinan hal tersebut dilakukan karena proses kehati-hatian dari perusahaan dalam menjual saham mereka atau hanya untuk meningkatkan nilai jual perusahaan saat go public.

Annualreport.id mencoba mengulas sejauh mana geliat perusahaan di pasar modal dan bagaimana pengaruhnya tehadap kelangsungan usaha perusahaan yang menjual sahamnya melalui IPO.