Merangkai Strategi Upgrade SDM

Ilustrasi
Ilustrasi | humanresourcesonline.net

Pada 2019 nanti, Pemerintah akan memfokuskan diri pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Pemerintah melihat, untuk menjadi negara maju, Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya alam seperti hutan, mineral dan batubara. Kunci untuk menjadi negara maju adalah pembangunan SDM.

Jika SDM kita bisa di-upgrade dengan kompetensi dan keterampilan yang baik, maka bisa menjadi modal untuk bersaing dengan negara lain. Kita mempunyai kemampuan untuk itu, hanya memang kekuatan tersebut belum dimaksimalkan.

Pada dasarnya, 60% penduduk Indonesia adalah anak muda dan diperkirakan pada 2040 nanti ada sekitar 195 juta anak usia produktif. Jumlah tersebut akan menjadi kekuatan besar bagi Indonesia jika Pemerintah memberikan perhatian serius di bidang pembangunan SDM.

Terkadang, tidak sedikit perusahaan yang menolak calon pegawai karena tidak memenuhi kualifikasi yang dimaksud. Selain itu, banyak perusahaan yang dibangun, namun SDM nya tidak tersedia atau kurang. Dalam era globalisasi ini, persaingan akan semakin ketat. Era globalisasi seakan memberikan arus teknologi dan informasi serta mobilitas sumber daya manusia dari satu tempat ke tempat lain.

Untuk diketahui, strategi pengembangan SDM pada dasarnya tidak hanya melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan, namun ada banyak cara untuk mengembangkannya.

Strategi pengembangan SDM menurut Jons, 1928, dalam Sarwono, 1993, antara lain:

1. Melalui pelatihan

Pelatihan bertujuan untuk mengembangkan individu dalam bentuk peningkatan keterampilan, pengetahuan dan sikap.

2. Pendidikan

Pengembangan SDM melalui pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja, dalam arti pengembangan bersifat formal dan berkaitan dengan karir.

3. Pembinaan

Pembinaan bertujuan untuk mengatur dan membina manusia sebagai sub sistem organisasi melalui program-program perencana dan penilaian, seperti man power planning, performance apparaisal, job analytic, job classification dan lain-lain.

4. Recruitment

Recruitment ini bertujuan untuk memperoleh SDM sesuai klasifikasi kebutuhan organisasi dan sebagai salah satu alat organisasi dalam pembaharuan dan pengembangan.

6. Melalui Perubahan sistem

Perubahan sistem memiliki tujuan untuk menyesuaikan sistem dan prosedur organisasi sebagai jawaban untuk mengantisipasi ancaman dan peluang faktor eksternal.

Dalam pengembangan SDM tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena hal ini menyangkut kualitas SDM untuk sebuah organisasi atau perusahaan. SDM yang berkualitas akan membantu perusahaan untuk dapat lebih berkembang dan mencapai tujuan perusahaan. (DD)