Per September, BRI Syariah Mencatat Telah Menyalurkan 99,9% KUR Mikro

ilustrasi
Pembiayaan KUR BRI Syariah | Dok. Bank BRI Syariah

PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk (BRIS) mencatat telah menyalurkan Kredit Usaha Tani (KUR) yang hampir menyentuh 100%. Untuk KUR Mikro tercatat telah tersalurkan 99,9% sementara KUR Kecil 99,4%.

Sekretaris Perusahaan BRI Syariah, Indri Tri Handayani, mengatakan bahwa sepanjang 2018, BRI Syariah mendapatkan kuota penyaluran KUR sebesar Rp550 miliar. Kuota tersebut terdiri dari KUR Mikro sebesar Rp450 miliar dan KUR Kecil sebesar Rp100 miliar.

“Untuk KUR Mikro sampai September 2018, penyalurannya sudah 99,9% dari kuota. Diberikan kepada 20.000 nasabah. Sektor ekonominya disalurkan 54,2% ke sektor produksi dan 45,8% ke sektor non produksi,” ujar Indri, seperti dikutip Kontan.co.id, Kamis (11/10/2018).

Indri menambahkan, untuk KUR Kecil hingga September 2018, BRI Syariah sudah menyalurkannya sebanyak 99,4% dari kuota yang diberikan Pemerintah. Satu-satunya Bank syariah yang menyalurkan KUR ini, mendistribusikan 57,2% KUR Kecil ke sektor produksi. Sisanya disalurkan ke sektor non produksi, adapun jumlah debitur KUR Kecil tercatat sebanyak 9.000 debitur.

Dari segi kualitas pembiayaan, Perseroan pun mampu mempertahankan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) per September 2018 berada di bawah 1%.

Pencapaian penyaluran KUR ini, salah satunya didukung oleh strategi Perseroan yang berkolaborasi dengan PT Grab Indonesia melalui pemanfaatan mobile platform perusahaan tarnsportasi online tersebut. Kerjasama strategis itu ditandai lewat penandatangan memorandum of understanding (MoU), beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan yang dilansir Republika.co.id, melalui kerjasama ini, BRI Syariah dan Grab bersama memberikan fasilitas Pembiayaan Faedah Mikro kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) kuliner. Para pelaku UKM ini tergabung dalam rekanan GrabFood di Surabaya serta Yogyakarta.

“Keberadaan GrabFood merupakan salah satu penyedia layanan pengantaran makanan dan minuman dengan sistem door-to-door, kini semakin populer di kalangan masyarakat,” ujar Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah, Widodo Januarso.

Perseroan, kata Widodo, optimis dapat memberikan nilai tambah bagi mitra GrabFood. “Juga ke pengguna yang membuat fasilitas ini semakin menjadi pilihan utama masyarakat,” ucapnya.

Fasilitas Pembiayaan Faedah Mikro saat ini tersedia bagi rekanan GrabFood di Surabaya dan Yogyakarta. Mereka akan mendapatkan akses pembiayaan dari Bank BRI Syariah melalui dua skema, yaitu Pembiayaan Faedah Mikro maksimum plafon sampai Rp200 juta dengan skema jual beli (murabahah) serta sewa berjangka waktu hingga lima tahun.(DD)