Cari Pendanaan, Pegadaian Terbitkan MTN Syariah Senilai Rp50 Miliar

ilustrasi
Pegadaian tingkatkan pelayanan dengan memperkuat pendaan Perseroan | Dok. Pegadaian

PT Pegadaian (Persero) tengah berupaya untuk memperkuat pondasi bisnisnya melalui tambahan pendanaan, salah satunya dengan merilis medium term notes (MTN) sebagai sumber pendanaan. Namun kali ini, Perseroan menerbitkan MTN Syariah Mudharabah dengan nilai Rp50 miliar.

Seperti dikutip Kontan.co.id, Selasa (13/3/2018), disebutkan bahwa surat utang bertajuk MTN Syariah Mudharabah Pegadaian I Tahun 2018 Seri B memberikan cicilan imbalan MTN Syariah senilai Rp3,501 miliar per tahun. Adapun periode perhitungan bagi hasil yakni 30/360. Surat utang jangka menengah ini memiliki tenor tiga tahun yang akan jatuh tempo pada 13 Maret 2021.

Frekuensi pembayaran bagi hasil surat utang ini yakni setiap tiga bulan dengan pembayaran pertama jatuh pada 13 Juni 2018. MTN tersebut didistribusikan secara elektronik pada 13 Maret 2018.

Sementara itu, Perseroan baru saja meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak sebagai Wajib Pajak (WP) yang berkontribusi signifikan bagi penerimaan pajak tahun 2017. Selama periode itu, Perseroan telah menyetor pajak sebesar Rp1,6 triliun.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Dirjen Pajak atas kepatuhan Pegadaian pada ketentuan perpajakan. Kami bersyukur Pegadaian menjadi salah satu dari 12 BUMN penerima penghargaan,” kata Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, dalam keterangannya yang dialnsir Beritasatu.com, Selasa (13/3/2018).

Sunarso mengatakan, setiap tahun rata-rata kontribusi pajak Pegadaian berada di atas Rp1 triliun dan trennya terus bertumbuh. Pada 2013, setoran pajak Pegadaian hanya Rp1,3 triliun, dan pada 2017 jumlah itu meningkat menjadi Rp1,6 triliun,

Sebagai wajib pajak, lanjut Sunarso, Pegadaian berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusinya bagi penerimaan negara melalui pajak agar pembangunan yang kini gencar dilakukan Pemerintah dapat berjalan lebih cepat.(DD)