BRI Dikabarkan Bakal Kuasai 25% Saham Bank Banten

ilustrasi
Bank Banten tengah melayani nasabahnya yang melakukan transaksi | Dok. Bank Banten

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dikabarkan akan menguasai 25% saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) atau Bank Banten. Pembelian saham ini direncakan akan dilakukan melalui mekanisme pembelian penerbitan saham terbatas (rights issue) yang akan dilakukan Bank Banten pada kuartal II/2019.

Direktur Bank Banten, Jaja Jarkasih, mengatakan BRI sudah melakukan penjajakan awal terkait rights issue yang akan dilakukan oleh Perseroan sebagai mitra strategis. Mitra strategis, lanjut Jaja, maksimal memiliki 25% saham Bank Banten.

Jaja mengatakan, Bank Banten masih membutuhkan dana sekitar Rp265 miliar untuk melakukan right issue di kuartal II/2019 senilai Rp600 miliar. “Kita sudah masuk ke situ, pembicaraan awal,” ujarnya, seperti dikutip Bisnis.com, Rabu (10/10/2018).

Pemprov Banten sebagai pemegang saham pengendali akan mengucurkan dana sejumlah Rp335 miliar yang berasal dari APBD-P 2018 senilai Rp175 miliar dan APBD tahun anggaan 2019 senilai Rp160 miliar. Dengan demikian, Pemprov Banten masih berlaku sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan saham sebesar 51% melalui Banten Global Development (BGD).

Menurut Jaja, BRI sejak awal sudah serius menjadi partner stategis Bank Banten. “BRI juga sudah bicara dengan Gubernur Banten terkait ini,” kata Jaja, dalam keterangannya yang dilansir Tribunnews.com, Rabu (10/10/2018).

Menurut Jaja, Pemerintah Provinsi Banten akan mengeksekusi haknya sebesar Rp335 miliar. Sedangkan sisanya diberikan ke investor strategis baik berasal dari publik maupun institusi.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa, menjelaskan bahwa saat ini BRI masih sebatas aliansi strategis bukan calon pemegang saham Bank Banten.

“Jadi BRI bukan akuisisi Bank Banten, jadi ini lebih ke aliansi strategis agar Bank Banten bisa berkembang ke depan,” kata Fahmi.(DD)