Antam Membukukan Peningkatan Penjualan Emas Sebesar 221%

ilustrasi
Produk emas Antam | Dok. Antam

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, mencatat kinerja positif pada kuartal III/2018 dengan membukukan peningkatan penjualan emas yaitu 22.338 kg atau tumbuh sebesar 221% dibandingkan periode sama tahun lalu, yakni 6.966 kg.

Sementara itu, dalam keterangannya yang dilansir Medcom.id, Rabu (7/11/2018), Perseroan juga mencatat peningkatan volume produksi dari tambang Pongkor dan Cibaliung yang tercatat sebesar 1.478 kg atau naik 0,3% dibandingkan periode sebelumnya 1.473 kg.

Adapun terkait Peningkatan penjualan emas Antam, karena di dukung inovasi yang dilakukan Perseroan seperti meluncurkan desain dan kemasan terbaru pada produk Antam-Logam Mulia yang dilakukan melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Lalu, peningkatan jangkauan distribusi penjualan emas dalam negeri melalui sinergi dengan PT Pos Indonesia (Persero).

Perseroan juga mencatatkan peningkatan produksi feronikel sebesar 19.264 TNi, naik 21% dibandingkan capaian produksi periode yang sama tahun lalu sebesar 15.813 TNi. Antam pun membukukan penjualan feronikel sebesar 19.149 TNi atau naik 49% dibandingkan periode tahun lalu 12.816 TNi.

Kemudian untuk produksi dan penjualan bijih nikel yang digunakan dalam produksi feronikel serta penjualan domestik dan ekspor, Antam mencatat produksi sebesar 6,49 juta wmt yang terdiri dari 3,16 juta wmt bijih nikel kadar tinggi dan 3,33 juta wmt bijih kadar rendah.

Total produksi bijih nikel ini naik 84% jika dibandingkan dengan produksi periode yang sama tahun lalu sebesar 3,51 juta wmt. Sementara untuk penjualan bijih nikel, Antam mencatatkan kenaikan 99% dibandingkan dengan volume penjualan periode sebelumnya 2,06 juta wmt.

Lebih lanjut, untuk komoditas bauksit, Antam mencatat peningkatan produksi akibat dari perolehan rekomendasi ekspor mineral dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar 840 ribu wmt.

Antam mencatat volume produksi bauksit pada sembilan bulan pertama di 2018 sebesar 788 ribu wmt atau naik 73% dibandingkan periode sebelumnya 454 ribu wmt. Total volume penjualan bauksit tercatat 693 ribu wmt atau naik sebesar 39% dibandingkan dengan penjualan periode sebelumnya 498 ribu wmt.

Sementara itu, Perseroan tengah menargetkan penjualan emas batangan bisa lebih besar dengan penjualan melalui toko online. Antam pun menggandeng Orori, penjual perhiasan online khusus untuk produk emas batangan.

General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Abdul Hadi Aviciena, mengatakan bahwa dalam kesepakatan dengan Orori, target penjualan emas batangan secara online adalah 35 kilogram per bulan. “Ada target minimal 35 kilogram per bulan,” ujar Abdul, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (7/11/2018).

Abdul mengatakan, pembelian emas melalui dunia maya saat ini tengah digemari masyarakat. Oleh karena itu, Antam mencoba mengambil kesempatan tersebut dan pertama kalinya menjual emas di luar reseller offline.(DD)