PT SALIM IVOMAS PRATAMA TBK

PT SALIM IVOMAS PRATAMA TBK Laporan Tahunan 2016

RAISING THE BAR ON OPPORTUNITIES AND SUSTAINABILITY

Laporan Tahunan SIMP tahun 2016 bertema ‘Raising the Bar on Opportunities and Sustainability’, yang menggambarkan upaya-upaya kami di sepanjang tahun 2016 sebagai perusahaan agribisnis yang terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal dalam melaksanakan strategi perusahaan, meraih setiap peluang di tengah kondisi pasar yang sangat kompetitif dan sekaligus meningkatkan komitmen serta pencapaian dalam praktikpraktik sustainability.

PERFORMANCE HIGHLIGHT

Penjualan Grup SIMP Meningkat 5% Menjadi Rp14,53 Triliun

Pada tahun 2016, produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti dan total CPO Grup SIMP mengalami penurunan masingmasing sebesar 13% dan 17% menjadi 2.981.000 ton dan 833.000 ton seiring dengan dampak El Nino. Penjualan Grup SIMP di tahun 2016 meningkat 5% menjadi Rp14,53 triliun, laba usaha naik 26% menjadi Rp2,05 triliun dan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 104% menjadi Rp538,3 miliar. Meskipun produksi sawit tercatat lebih rendah, pada tahun 2016 Grup SIMP meraih kinerja yang positif dengan struktur permodalan yang optimal dimana kondisi ini sebagian besar sejalan dengan perkiraan kami sebelumnya yang terutama disebabkan oleh pemulihan harga komoditas.

Pada bulan Februari 2017, Grup SIMP menandatangani perjanjian usaha bersama (joint venture) dengan Daitocacao Co., Ltd., yang berbasis di Jepang untuk memproduksi dan memasarkan produk cokelat untuk keperluan industri. Pembangunan pabrik diperkirakan akan dimulai pada tahun 2017, sedangkan produksi komersial akan dimulai pada tahun 2019. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk dapat menggali potensi pasar kelas menengah Indonesia yang berkembang, melalui diversifikasi usaha Grup SIMP di sektor hilir.

Sebagai bagian dari upaya ekspansi dan diversifikasi, pada bulan Februari 2016 entitas anak kami, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk, menyelesaikan proses akuisisi saham PT Pasir Luhur yang memiliki perkebunan teh seluas 900 hektar di Jawa Barat. Proses akuisisi ini akan meningkatkan produksi teh Grup SIMP serta memungkinkan kami untuk mulai memasuki pasar konsumen.

FINANCIAL HIGHLIGHT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laba Tahun Berjalan
Laba tahun berjalan 2016 mencapai Rp609,8 miliar, naik 67% dari Rp364,9 miliar di tahun 2015, terutama disebabkan oleh kenaikan laba usaha serta adanya laba selisih kurs, namun hal ini sebagian diimbangi oleh kenaikan beban pajak penghasilan. Setelah memperhitungkan kepentingan non-pengendali, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami kenaikan sebesar 104% menjadi Rp538,3 miliar di tahun 2016 dari sebesar Rp264,5 miliar di tahun 2015.

Aset
Total aset per tanggal 31 Desember 2016 mencapai Rp32,54 triliun, meningkat 3% dari Rp31,70 triliun per tanggal 31 Desember 2015. Sebesar 18% atau Rp5,73 triliun dari total aset merupakan aset lancar sedangkan 82% sisanya atau Rp26,81 triliun merupakan aset tidak lancar.

Ekuitas
Pada tanggal 31 Desember 2016, total ekuitas mencapai Rp17,62 triliun dibandingkan Rp17,23 triliun pada tanggal 31 Desember 2015, terutama karena laba yang diperoleh sepanjang tahun 2016 setelah dikurangi dengan pembayaran dividen untuk tahun buku 2015. Dengan tidak memperhitungkan kepentingan non-pengendali, ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada akhir tahun 2016 meningkat menjadi Rp14,46 triliun dibandingkan Rp14,03 triliun pada tahun sebelumnya.

RENCANA STRATEGIS

Memasuki tahun 2017, pertumbuhan diproyeksikan akan meningkat secara bertahap. International Monetary Fund memproyeksikan prospek ekonomi yang positif bagi Indonesia, didukung antara lain oleh berlanjutnya reformasi fiskal dan konsumsi domestik yang kuat sehingga dapat menempatkan PDB Indonesia di atas angka 5%. Harga komoditas diharapkan akan pulih sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu mengurangi defisit fiskal.

Kami tetap optimis terhadap industri agribisnis pada tahun 2017, namun demikian ketidakpastian harga komoditas diperkirakan terus berlanjut seiring dengan ekspektasi peningkatan produksi minyak sawit dan kedelai, serta melambatnya pertumbuhan dari pasar-pasar utama. Indonesia tetap merupakan pasar produk sawit terbesar kedua di dunia, yang mendukung strategi kami untuk berfokus pada pasar domestik.

Grup SIMP akan melanjutkan strategi sebagai perusahaan agribisnis yang terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal dimana kegiatan operasi kami didukung oleh kondisi pasar yang positif dengan karakter demografi yang mendukung, fundamental ekonomi yang solid serta pesatnya pertumbuhan kelas menengah. Kami menganut prinsip kehati-hatian dalam mengelola kegiatan kami untuk memitigasi risiko-risiko yang akan terjadi. Kami akan menitikberatkan pada hasil yang optimal dari rantai pasokan serta secara proaktif meningkatkan kegiatan operasional, hasil panen, produktivitas serta pengendalian biaya. Kami juga senantiasa berupaya untuk memelihara struktur permodalan yang optimal sesuai dengan kondisi ekonomi dan pasar.

Keterangan:


Tahun
2016
Peserta ARA
Ya
Kategori ARA
Private Non Keuangan Listed (PNKL)
Penghargaan
Jumlah Halaman
279
Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja
Biro Administrasi Efek
PT Raya Saham Registra
Kustodian
N/A
Agen Pemeringkat
N/A
Persatuan Karyawan
N/A
NPWP
N/A
TDP
N/A
SIUP
N/A
Tags
salimivomaspratama,indonesia

* Galeri memuat data laporan tahunan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id


Download Read PDF