PT PENGERUKAN INDONESIA

PT PENGERUKAN INDONESIA Laporan Tahunan 2016

WE DREDGE BETTER

PERFORMANCE HIGHLIGHT

Laba Usaha Tahun 2016 Sebesar Rp 18,7 Miliar

Perseroan mampu meningkatkan kinerja finansial yang baik dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Pencapaian positif tercermin dalam beberapa akun finansial utama Perseroan yang tumbuh dan bahkan melampaui realisasi tahun 2015. Laba usaha tahun 2016 sebesar Rp 18,7 miliar atau tumbuh sebesar 987% dari Rp 1,7 miliar tahun 2015, namun lebih rendah dari target RKAP tahun 2016 sebesar Rp 34,4 miliar.

Sementara itu total laba bersih tahun 2016 tercatat sebesar Rp 15,0 miliar atau meningkat sebesar 146% dibandingkan dengan tahun 2015 yang rugi sebesar Rp 32,3 miliar. Pada posisi keuangan, total aset terjadi penurunan sebesar 1,03% namun terjadi peningkatan yang signifikan pada akun kas dan setara kas akhir tahun Perseroan meningkat sebesar 407% menjadi Rp.49,4 miliar di Tahun 2016 dari Rp 9,7 miliar di tahun 2015.

FINANCIAL HIGHLIGHT

#Catatan redaksi : Data Keuangan Pokok, serta Pembahasan dan Analisis Manajemen atas Kondisi Keuangan dan Kinerja Operasional PT Pengerukan Indonesia tahun buku 2016 tidak menampilkan grafik#

Aset
Aset lancar perseroan Per 31 Desember 2016 mengalami peningkatan sebesar 13,77% atau meningkat Rp 10,77 miliar menjadi Rp 88,96 miliar dari sebesar Rp 78,19 miliar di tahun 2015. Peningkatan ini didukung oleh kenaikan akun kas dan setara kas. Per 31 Desember 2016 akun kas dan setara kas mengalami peningkatan 407,72% atau meningkat sebesar Rp.39,67 miliar menjadi Rp 49,40 miliar di tahun 2016 dari Rp 9,73 miliar di tahun 2015. Peningkatan ini terutama disebabkan adanya penambahan kas yang bersumber dari pendapatan jasa pengerukan, jasa sewa alat produksi, dan jasa sewa galangan (dock space). Aset tidak lancar perseroan Per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 273,41 miliar, mengalami penurunan 5,05% atau turun sebesar Rp 14,53 miliar dari total aset tidak lancar di tahun 2015 sebesar Rp 287,94 miliar.

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek Perseroan Per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 489,59 miliar, mengalami penurunan 3,51% atau turun sebesar Rp 17,83 miliar dari sebesar Rp 507,43 miliar di tahun 2015. Liabilitas jangka panjang Perseroan Per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 40,88 miliar, menurun 2,33% atau sebesar Rp 977,27 juta dari Rp 41,86 miliar di tahun 2015 yang merupakan liabilitas pajak tangguhan.

Ekuitas
Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2016 adalah sebesar negatif Rp 168,11 miliar dari posisi per 31 Desember 2015 yang sebesar negatif Rp 183,16 miliar. Penurunan negatif ekuitas ini dikarenakan terealisasinya laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 15,05 miliar, sehingga akumulasi defisit Perseroan juga mengalami penurunan dari negatif Rp 729,49 miliar di tahun 2015 menjadi negatif Rp 714,44 miliar di tahun 2016.

Pendapatan Usaha
Pada tahun 2016, Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 95,79 miliar atau lebih rendah sebesar 49,99% jika dibandingkan dengan RKAP tahun 2016 dan lebih rendah sebesar 39,62% dibandingkan realiasi pendapatan usaha tahun 2015 yang sebesar Rp 158,65 miliar.

Arus Kas
Posisi saldo akhir kas Per 31 Desember 2016 direalisasi sebesar Rp 49,40 miliar, naik 407,72% atau meningkat sebesar Rp 39,67 miliar dari realisasi 31 Desember 2015 sebesar Rp 9,73 miliar.

RENCANA STRATEGIS

Terlepas dari banyaknya tantangan yang dihadapi dalam situasi pasar, Perseroan sangat optimis bahwa tahun-tahun mendatang akan membawa berbagai peluang bagi Perseroan. Berbagai strategi telah disiapkan secara terarah dan terencana dengan prediksi mendalam terhadap berbagai situasi. Adapun beberapa peluang bisnis yang telah dibidik Perseroan adalah proyek pekerjaan pengerukan jangka panjang di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) akibat dari perubahan kebijakan Pemerintah terhadap pengerukan perawatan alur pelayaran dan kolam pelabuhan yang semula didanai oleh Pemerintah melalui APBN dan dialihkan pendanaannya ke PT Pelabuhan Indonesia I-IV (Persero).

Secara terarah, Perseroan akan memulai langkah yang dilakukan dengan memperbaiki alat produksi dan membangun unit bantu kapal keruk untuk meningkatkan efisiensi operasional proyek. Selain itu, Perseroan juga menjalin kerjasama dengan Mitra dalam meraih dan menyelesaikan proyek dimaksud.

Sebagaimana diketahui bahwa Perseroan mempunyai unit bisnis strategis bidang jasa galangan dan perbengkelan kapal yang mempunyai prospek pasar cukup besar. Oleh karena itu, Perseroan melakukan penataan dan peningkatan fasilitas galangan dan perbengkelan kapal dalam semua aspek. Implementasi program paket C (Cleanlines and Safety Awareness) hingga upaya peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa secara bertahap. Pengembangan integrasi Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001 : 2015), K3 (OHSAS 18001 : 2007) dan Lingkungan (ISO 14001 : 2015) yang dilakukan bekerjasama dengan konsultan.

Keterangan:


Tahun
2016
Peserta ARA
Ya
Kategori ARA
Private Non Keuangan Non Listed (PNKNL)
Penghargaan
Jumlah Halaman
182
Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja
Biro Administrasi Efek
N/A
Kustodian
N/A
Agen Pemeringkat
N/A
Persatuan Karyawan
N/A
NPWP
N/A
TDP
N/A
SIUP
N/A
Tags
pengerukanindonesia

* Galeri memuat data laporan tahunan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id


Download Read PDF