DANA PENSIUN TELKOM

DAPEN TELKOM Laporan Tahunan 2015

MEMAKSIMALKAN HASIL INVESTASI MELALUI STRATEGI ALOKASI DALAM KONDISI PERLAMBATAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Pengelolaan operasional dan investasi Dapen Telkom selama periode tahun 2015 telah dijalankan dengan baik walaupun kondisi ekonomi makro mengalami volatilitas akibat pengaruh kondisi domestik dan regional, yang dipicu oleh pelemahan ekonomi domestik dan global serta sentimen negatif investasi asing terhadap pelambatan pertumbuhan ekonomi di China dan rencana kenaikan suku bunga The Fed.

Tahun 2015 IHSG mengalami penurunan sebesar 12,1%, yaitu dari posisi 5.226,95 per 31 Desember 2014 menjadi 4.593,01 per 31 Desember 2015. Penurunan IHSG tersebut merupakan salah satu kontribusi terhadap penurunan SPI sebesar 966,8 miliar, mengingat 35% aset portofolio merupakan aset market to market. Untuk melakukan diversifikasi risiko yang sangat rentan terhadap volatilitas makro ekonomi, Pengurus didorong untuk meningkatkan porsi portofolio pada jenis Investasi Properti dan Pernyertaan Saham guna mendapatkan return jangka panjang yang lebih baik, sejalan dengan kewajiban jangka panjang dana pensiun.

PERFORMANCE HIGHLIGHT

Rasio Kecukupan Dana (RKD) tahun 2015 Sejumlah 109,73%
Rasio Kekayaan Investasi terhadap Aset Rasio Kecukupan Dana (RKD) tahun 2015 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yaitu dari 119,22% pada tahun 2014 menjadi 109,73% pada tahun 2015. Hal ini diakibatkan adanya penurunan Kekayaan Pendanaan sebagai dampak dari penurunan Indeks Harga Saham Gabungan. Tahun 2015 IHSG mengalami penurunan sebesar 12,1%, yaitu dari posisi 5.226,95 per 31 Desember 2014 menjadi 4.593,01 per 31 Desember 2015. Disisi lain Kewajiban Nilai Kini Aktuarial bertambah karena adanya penambahan masa kerja usia pension dan kenaikan gaji dasar bagi peserta aktif Persentase kekayaan investasi Dana Pensiun Telkom terhadap Kekayaan Dana Pensiun Telkom posisi per 31 Desember 2015 adalah sebesar 98,54%, yang mana besaran presentase tersebut telah sesuai dengan Arahan Investasi Pasal 4 ayat 3, yang mengatur bahwa persentase kekayaan Investasi Dana Pensiun terhadap Kekayaan Dana Pensiun minimal 95%.

Tidak tercapainya target ROI dan ROA disebabkan oleh :
• Kondisi pasar saham pada 2015 sangat fluktuatif dengan trend menurun (bearish) sebesar -12,13%. Faktor-faktor yang memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) antara lain adanya perlambatan ekonomi global maupun domestik, turunnya harga barang-barang komoditas serta sentimen negatif yang dipicu oleh ketidakpastian normalisasi suku bunga acuan Amerika, Fed Fund Rate, dan devaluasi mata uang Yuan. Kondisi ini berbeda dengan asumsi pada saat penyusunan Rencana Investasi yang diasumsikan naik sebesar 12,98%.

• Pada tahun 2015 mengalami penurunan Government Bond Index IBPA gross sebesar -4,89% dan Corporate Bond Index IBPA gross sebesar -0,49%. Kondisi ini berbeda dengan asumsi pada saat penyusunan Rencana Investasi yang diasumsikan turun masing-masing sebesar -0,50%. Hal ini dipicu oleh menguatnya US dollar yang berdampak pada sentimen negatif di pasar surat utang.

FINANCIAL HIGHLIGHT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aset
Aset Neto berdasarkan Nilai Wajar Tahun 2015 sebesar Rp16,73 triliun atau mencapai 95,2% dari anggaran sebesar Rp17,56 triliun atau turun 4,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Dari jumlah Aset Neto tersebut 98,5% merupakan Aset Investasi.

Liabilitas
Untuk kewajiban jangka pendek yaitu pembayaran Manfaat Pensiun dan THT selama 3 bulan ke depan sebesar Rp345 miliar dapat dipenuhi dari Deposito on Call dan Deposito Berjangka sebesar Rp1.334,9 miliar. Untuk Kewajiban Jangka Menengah dan Jangka Panjang yaitu terkait kewajiban pembayaran Manfaat Pensiun dan THT bagi Peserta, Dapen Telkom mengalokasikan Aset Investasi ke dalam portofolio yang memiliki durasi di atas 10 tahun dan menyesuaikan dengan profil kewajiban yang ada sesuai hasil kajian konsultan ALM independen.

RENCANA STRATEGIS

Dengan telah berakhirnya tahun anggaran 2015, dimana Dapen Telkom dapat mencapai dan melampaui dari target yang ditetapkan, maka Pengurus Dapen Telkom telah menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2016 yang disusun berdasarkan outlook Tahun 2015 dan telah mendapatkan persetujuan Dewas. Di dalam Penyusunan RKA Tahun 2016, sasaran yang ingin dicapai adalah sebagai berikut:

a. Return On Investment (ROI) dengan Nilai Wajar = 11,78%
b. Return On Asset (ROA) dengan Nilai Wajar =10,89%
c. Rasio Beban Pengelolaan terhadap Aset = 0,73%
d. Ratio Kualitas Pendanaan (RKD) = 113,94%
e. Hasil Usaha sebelum pajak = Rp1.462,3 miliar
f. Mutasi Investasi termasuk aset operasional = Rp 666,3 miliar
g. Kenaikan Aset Neto = Rp 666,9 miliar
h. Aset Neto akhir tahun 2016 =Rp17.373,0 miliar
i. Jumlah Aset dan Liabilitas=Rp17.391,6 miliar

Target tersebut diharapkan bisa dicapai dengan baik ditengah ketidakpastian perekonomian global dan domestik dengan berdasarkan asumsi yang digunakan untuk mencapai sasaran tersebut:
a. BI Rate pada akhir tahun 2016 sebesar 7,5%
b. Pertumbuhan IHSG sebesar 13,50%
c. Tingkat suku bunga aktuaria 10%
d. Pendiri memperhitungkan surplus pendanaan tahun 2015 sebagai iuran Normal Pemberi Kerja,
    sehingga pada tahun 2016 tidak ada penerimaan Iuran tersebut.
e. Jumlah Pensiun Dini tahun 2016 sebanyak 160 Peserta
f.  Jumlah Manfaat Pensiun Sekaligus sebanyak 2400 Peserta.
g. Jumlah Peserta pada akhir tahun 2016 sebanyak 41.639 orang yang terdiri dari :
    - 12.983 orang Karyawan,
    - 28.388 orang penerima Manfaat Pensiun dan
    - 268 mantan Karyawan yang berhak Manfaat Pensiun.
h. Personil pengelola Dapen Telkom, Pengurus beserta staf dan Outsourcing sebanyak 81 orang.

Keterangan:


Tahun
2015
Peserta ARA
Ya
Kategori ARA
Dana Pensiun (Dapen)
Penghargaan
Dana Pensiun #1
Jumlah Halaman
107
Kantor Akuntan Publik
Djoemarma, Wahyudin dan Rekan
Biro Administrasi Efek
N/A
Kustodian
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk
Agen Pemeringkat
N/A
Persatuan Karyawan
N/A
NPWP
N/A
TDP
N/A
SIUP
N/A
Tags
dana pensiun,telkom,laporan tahunan,2015,pengurus,penerima manfaat,investasi

* Galeri memuat data laporan tahunan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id


Download Read PDF