PT ANEKA TAMBANG (PERSERO), Tbk

PT ANEKA TAMBANG (PERSERO), Tbk

SEKILAS PT ANEKA TAMBANG

Perusahaan Perseroan (Persero) PT Aneka Tambang Tbk disingkat PT ANTAM (Persero) Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tanggal 5 Juli 1968 dengan nama “Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang” berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 1968, sebagai hasil penggabungan dari Badan Pimpinan Umum Perusahaan-Perusahaan Tambang Umum Negara, Perusahaan Negara Tambang Bauksit Indonesia, Perusahaan Negara Tambang Emas Tjikotok, Perusahaan Negara Logam Mulia, PT Nikel Indonesia, dan Proyek Tambang Intan Kalimantan Selatan.

Pendirian PN Aneka Tambang tersebut telah diundangkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia No. 36 tahun 1968 tanggal 5 Juli 1968. Pada tanggal 14 Juni 1974, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 1974, status Perseroan diubah dari Perusahaan Negara menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO) (“Perusahaan Perseroan”) dan sejak itu dikenal sebagai “Perusahaan Perseroan (Persero) Aneka Tambang”. Pemegang saham mayoritas Perseroan terdiri dari Pemerintah Republik Indonesia sebesar 65% dan 35% dimiliki oleh publik. Perseroan mencatatkan diri sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dengan kode perdagangan “ANTM” dan Bursa Efek Australia dengan kode ATM.

PROFIL PT ANEKA TAMBANG

ANTAM fokus untuk melakukan inovasi-inovasi dan upaya-upaya efisiensi di segala lini usaha juga sekaligus tetap berupaya untuk menciptakan dan menerapkan strategi unggulan untuk memanfaatkan kesempatan bertumbuh walaupun dalam kondisi yang sulit. Hal ini terefleksikan dari kesuksesan ANTAM dalam melaksanakan rights issue untuk pendanaan Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH). Usaha-usaha ANTAM untuk memastikan keberhasilan dalam komitmen akan sangat menentukan keberlanjutan perusahaan. Melalui upaya-upaya yang dilakukan, ANTAM tetap optimis atas masa depan Perusahaan.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maka maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah berusaha dalam bidang pertambangan berbagai jenis bahan galian, serta menjalankan usaha di bidang industri, perdagangan, pengangkutan, dan jasa yang berkaitan dengan pertambangan berbagai jenis bahan galian tersebut. Selain itu, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, maka dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dan perlindungan wilayah usaha pertambangan dan sumber daya yang dimiliki, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha penunjang yakni di bidang perkebunan, pertanian, kehutanan, properti, serta pembangkit listrik dan energi. Berdasarkan Undang-Undang No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Undang-Undang No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang merupakan bagian dari Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional, yang mengusung Visi Pembangunan Industri Nasional 2035: “Menjadi Negara Industri Tangguh”, maka akan mendorong peran dan partisipasi Perseroan di industri hilir sumber daya alam.

Hal ini akan menjadikan posisi Perseroan tidak lagi hanya menyediakan mineral mentah, tetapi juga mengolahnya dan mempersiapkannya menjadi materi penyokong kegiatan industry pendukung. Dalam rangka hilirisasi tersebut, di tahun 2015, Perseroan melakukan launching Visi dan Misi yang baru, yang mencerminkan penyesuaian dan transformasi bisnis, dari korporasi global berbasis pertambangan, berkembang menjadi korporasi global berbasis sumber daya alam.

Dasar Hukum Pendirian

Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Tahunan Nomor 67 tanggal 31 Maret 2015 jo. Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 9 tanggal 8 Desember 2015, keduanya dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang perubahan-perubahan sebagaimana dinyatakan dalam akta-akta tersebut telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, sebagaimana penerimaannya dinyatakan dalam Surat dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor AHUAH.01.03-0927518 tanggal 27 April 2015 dan Surat dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.03.0986321 tanggal 8 Desember 2015, dan juga telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM sebagaimana dinyatakan dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-0934135.AH.01.02.tahun 2015 tanggal 27 April 2015 (selanjutnya disebut “Anggaran Dasar Perseroan”).

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah berusaha dalam bidang pertambangan berbagai jenis bahan galian, serta menjalankan usaha di bidang industri, perdagangan, pengangkutan, dan jasa yang berkaitan dengan pertambangan berbagai jenis bahan galian tersebut.

Kepemilikan

• Pemerintah Republik Indonesia 65%

• Publik 35%

Pencatatan di Bursa Saham

Saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Efek Australia

Kode Saham

Bursa Efek Indonesia : ANTM

Bursa Efek Australia : ATM

Modal Dasar

Rp3,8 Triliun

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

Rp2,4 Triliun

Jaringan Usaha

  • Seluruh Indonesia dan Luar Negeri

 

Keterangan:


Nama:
PT ANEKA TAMBANG (PERSERO), Tbk
Nama Komersil:
ANTAM
Bidang Usaha:
Industri Pertambangan Berbagai Jenis
Tanggal Berdiri:
5 Juli 1968
Kontak:
Gedung Aneka Tambang Tower A Jl. Letjen. T.B. Simatupang No. 1 Lingkar Selatan, Tanjung Barat Jakarta 12530, Indonesia
Telepon:
(62-21) 789-1234
Fax:
(62-21) 789-1224
Email:
corsec@antam.com
Kategori:
BUMN Non Keuangan Listed (BNKL)
Annual Report:
2015 : PT ANTAM Laporan Tahunan 2015

* Korporasiana adalah tentang sekilas data perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id