Dana Pensiun: Antara Melayani dan Menjadi Industri

ilustrasi
Ilustrasi | Dok. AnrepID

Kehadiran program pensiun merupakan bagian dari upaya negara untuk menghadirkan jaminan kehidupan yang layak bagi masyarakat. Program ini terselenggara atas dorongan dari negara dan keterlibatan para pelaku usaha untuk dapat memberikan jaminan bagi para pekerja. Belakangan ini, baik Pemerintah maupun para pelaku usaha mendirikan sebuah lembaga Dana Pensiun, yang berbadan hukum dengan tujuan untuk mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan pembayaran berkala kepada peserta pada saat mencapai usia pensiun atau pada saat lain, dengan cara yang ditetapkan dalam peraturan Dana Pensiun.

Program pensiun sendiri, harus memberikan kepuasan bagi para pesertanya, karena dampak atas ketidakpuasan program pensiunan dapat mempengaruhi citra dari lembaga atau perusahaan Dana Pensiun itu sendiri. Disinilah dibutuhkan sebuah strategi dalam mengelola Dana Pensiun, agar mampu memberikan manfaat sesuai dengan apa yang diharapkan dan mampu memberikan manfaat bagi pesertanya. Biasanya, lembaga atau perusahaan Dana Pensiun melakukan pengelolaan keuangan mereka dengan melakukan berbagai kegiatan investasi, dengan tujuan agar hak para pesertanya dapat terjamin denagn aman dan nyaman.   

Adapun dalam pelaksanannya, Pemerintah membuat sebuah payung hukum untuk mengawal program pensiun ini agar terlaksan dengan baik dan dapat menghasilkan manfaat sebagai jaminan bagi hari tua. Pemerintah menuangkannya dalam sebuah peraturan dalam bentuk Undang-Undang, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No.11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun, menyatakan bahwa Negara Republik Indonesia bersama-sama dengan pelaku usaha mengupayakan sebuah mekanisme jaminan hari tua bagi masyarakat—dalam hal ini para pekerja—dengan tujuan dapat memberikan kehidupan yang layak bagi mereka yang telah memasuki usia atau kondisi non-produktif.

Sementara Undang-Undang No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)—sebagai salah satu payung peraturan Dana Pensiun—menegaskan jaminan sosial sebagai salah satu bentuk perlindungan sosial yang diselenggarakan oleh Negara Republik Indonesia untuk menjamin warganegaranya dapat memenuhi kebutuhan hidup dasar yang layak, sebagaimana termaktub dalam deklarasi PBB tentang HAM tahun 1948 dan konvensi ILO No.102 tahun 1952. Termasuk di dalam SJSN ini adalah jaminan hari tua dan jaminan kesehatan, yang dewasa ini telah berkembang dan dikelola secara independen oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Disini kami mencoba untuk menjelaskan apa itu program pensiun dan seberapa besar manfaat Dana Pensiun dalam memberikan jaminan kehidupan yang layak bagi masyarakat? Selain itu, kami juga ingin sedikit berbagi tentang sejauh mana lembaga atau perusahaan Dana Pensiun dalam mengelola keungan mereka untuk menghasilkan mafaat bagi orang banyak. Simak ulasannya dalam artikel kami berikut ini.