PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk

PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk

SEKILAS BANK BNI

Sebagai bank pertama yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang berdiri pada tahun 1946 mengawali sejarahnya dengan menjalankan fungsi sebagai bank sentral. Sebagai bank pertama yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang berdiri pada tahun 1946 mengawali sejarahnya dengan menjalankan fungsi sebagai bank sentral sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946.

Pada tahun 1955, ketika Pemerintah Indonesia mendirikan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral, BNI beroperasi sebagai bank komersial. Selanjutnya, peran BNI sebagai bank yang diberi mandat untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan nasional dikukuhkan oleh UU No. 17 tahun 1968 tentang Bank Negara Indonesia 1946.

Pada tahun 1992 bentuk hukum BNI diubah menjadi PT (Persero) sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Perbankan. BNI merupakan bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama yang menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996.

Untuk memperkuat struktur keuangan dan daya saingnya di tengah industri perbankan nasional, BNI melakukan sejumlah aksi korporasi, antara lain proses rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999, divestasi saham Pemerintah di tahun 2007, dan penawaran umum saham terbatas di tahun 2010. Saat ini, 60% saham-saham BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan 40% sisanya dimiliki oleh masyarakat, baik individu maupun institusi, domestik dan asing.

PROFIL BANK BNI

BNI kini tercatat sebagai bank nasional terbesar ke-4 di Indonesia, dilihat dari total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga. Dalam memberikan layanan finansial secara terpadu, BNI didukung oleh sejumlah perusahaan anak, yakni Bank BNI Syariah, BNI Multifinance, BNI Securities, BNI Life Insurance, dan BNI Remittance.

BNI menawarkan layanan penyimpanan dana maupun fasilitas pinjaman baik pada segmen korporasi, menengah, maupun kecil. Beberapa produk dan layanan terbaik telah disesuaikan dengan kebutuhan nasabah sejak kecil, remaja, dewasa, hingga pensiun. Di akhir tahun 2015, jumlah aset yang dimiliki BNI tercatat sebesar Rp508 triliun dan jumlah karyawan sebanyak 26.875 orang. Jaringan layanan BNI tersebar di seluruh Indonesia melalui 1.826 outlet domestik dan di luar negeri melalui 6 (enam) Kantor Cabang Luar Negeri (Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, New York, dan Seoul). Jaringan ATM BNI saat ini tercatat sebanyak 16.071 unit ATM dan didukung juga oleh jaringan ATM bersama. Layanan BNI juga tersedia melalui 71.000 EDC, Internet Banking, dan SMS Banking.

Dasar Hukum Pendirian

- Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 tahun 1946
- Lembaran Negara RI No. 70 Tahun 1968
- UU No. 17 Tahun 1968
- PP No.19 Tahun 1992 (Penyesuaian Bentuk Hukum BNI)

Kepemilikan

•    Pemerintah Republik Indonesia 60%
•    Masyarakat 40%

Pencatatan di Bursa Saham

Bursa Efek Indonesia

Kode Saham

BBNI

Modal Dasar

15.000.000.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

9.054.806.974.125

Jaringan Usaha

- 15 Kantor Wilayah
- 169 Kantor Cabang
- 911 Kantor Cabang Pembantu
- 545 Kantor Kas
- 105 Payment Point
- 81 Layanan Gerak
- 16.071 Mesin ATM
- 1.826 outlet
- 6 Kantor Cabang Luar Negeri (Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, New York, dan Seoul)

Keterangan:


Nama:
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
Nama Komersil:
BNI
Bidang Usaha:
Perbankan
Tanggal Berdiri:
5 Juli 1946
Kontak:
Gedung BNI Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 Jakarta 10220
Telepon:
(62-21) 251 1946
Fax:
(62-21) 251 1214
Email:
bni@bni.co.id, investor.relations@bni.co.id
Kategori:
BUMN Keuangan Listed (BKL)
Annual Report:
2015 : BANK BNI Laporan Tahunan 2015

* Korporasiana adalah tentang sekilas data perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id