Tahun Ini, Pizza Hut Berencana Melepas 30% Sahamnya di Bursa Efek Indonesia

ilustrasi
Pizza Hut Cinere, Jakarta Selatan | Dok. Pizza Hut Indonesia

PT Sari Melati Kencana yang menaungi Pizza Hut, berencana untuk mencatatkan diri ke Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui initial public offering (IPO). Dikabarkan bahwa Sari Melati menargetkan pencatatan saham tersebut pada 22 Mei 2018.

“Kami akan melepaskan 30% dari modal yang ditempatkan dan disetor,” kata Alwin Arifin, Direktur Utama PT Sriboga Flour Mill yang merupakan induk usaha Pizza Hut, dalam keterangannya yang dilansir Kontan.co.id, Senin (12/3/2018).

Alwin mengungkapkan, bahwa Sari Melati akan menggunakan dana IPO untuk ekspansi. Untuk diketahui, saat ini Pizza Hut memiliki 400 gerai di seluruh Indonesia. Alwin mengatakan, Sari Melati akan ekspansi hingga 100 gerai, di mana untuk satu gerai, anak usaha grup Sriboga ini membutuhkan investasi Rp3 miliar hingga Rp8 miliar.

Dijelaskan, bahwa tiga penjamin emisi ditunjuk dalam IPO Pizza Hut adalah CLSA Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan CIMB Sekuritas.

Seperti diberitakan sebelumnya di Okezone.com, disebutkan bahwa minat Perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup besar, bahkan induk usahanya, yakni Sriboga membidik dana sebesar US$150 juta melalui IPO tersebut.

Sebagai informasi, Pizza Hut adalah operator restoran pizza terpopuler di Indonesia, menguasai lebih dari 70% pangsa pasar tahun lalu. Diikuti oleh Domino's dengan 6,1%.(DD)