Pegadaian Raup Laba Bersih Rp1,84 Triliun

ilustrasi
Direktur Utama Pegadaian, Sunarso | Dok. Pegadaian

PT Pegadaian (Persero) meraup laba bersih senilai Rp1,84 triliun hingga September 2018, atau meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, mengatakan sampai akhir tahun, Perseroan membidik laba bersih senilai Rp2,7 triliun atau naik 8% dibandingkan laba bersih sepanjang 2017 sebesar Rp2,5 triliun.

“Sampai akhir tahun (target laba) Rp2,7 triliun, Insyaallah tercapai,” kata Sunarso, dalam keterangannya yang dilansir Tempo.co, Kamis (8/11/2018).

Kenaikan laba tersebut seiring dengan tumbuhnya pendapatan menjadi Rp7,54 triliun, dan turunnya beban usaha menjadi Rp5,01 triliun. Sedangkan posisi oustanding loan per September 2018 mencapai Rp39,68 triliun meningkat 9,13% dibandingkan dengan periode yang sama 2017 sebesar Rp36,360 triliun.

Sunarso mengatakan, untuk mencapai target laba dan penyaluran pembiayaan sampai akhir tahun ini, Pegadaian akan tetap mengandalkan produk-produk nongadai. Sampai dengan kuartal ketiga tahun ini, produk nongadai Pegadaian tumbuh lebih dari 20%.

“Keuangan kami cukup likuid dan makin efisien. Pegadaian masih akan terus fokus di sektor mikro, hampir 90% nasabah kami di sektor itu. Pegadaian harus terus meningkatkan social value dari BUMN,” ujarnya.

Sementara itu, Pegadaian mencatatkan tabungan emas mencapai tiga ton hingga kuartal III/2018. Angka ini melampaui dari target yang sebelumnya dipatok hanya 1,5 ton hingga akhir 2018.

“Tabungan emas kita di masyarakat sudah tiga ton lebih dan kemudian target untuk tahun ini sendiri 1,5 ton sudah lewat,” jelas Sunarso, seperti dikutip Liputan6.com, Kamis (8/11/2018).

Sunarso sendiri tidak menyangka jumlah total tabungan emas pada kuartal III/2018 dapat mencapai sebanyak tiga ton. Padahal dirinya hanya memperkirakan hanya 1,8 ton. Sedangkan jumlah nasabah tabungan emas sendiri tercatat sebanyak 1,4 juta orang.

“Karena target kita itu sebenarnya 1,8 ton sekarang. Berarti sebenarnya antusias masyarakat untuk menabung emas itu cukup tinggi,” imbuhnya.(DD)