GMF AeroAsia Kantongi Pendapatan US$334,7 Juta

ilustrasi
Lokasi perawatan pesawat yang dikelola GMF AeroAsia | Dok. GMF AeroAsia

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia, mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 7,8% year on year (YoY) sebesar US$334,7 juta. Pendapatan ini diikuti oleh laba bersih usaha yang dicatatkan sebesar US$27 juta.

Pendapatan ini didukung oleh sektor Repair & Overhaul yang meningkat 14,1%, di mana pergeseran konsentrasi bisnis sudah mulai dilakukan oleh Perseroan. Pergeseran ini ditunjukkan dari jumlah pekerjaan perawatan mesin pesawat yang meningkat drastis sebesar 24% dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional, Perseroan memenuhi tiga aspek, yaitu Turn Around Time dan Service Level Agreement berturut-turut 100% dan 99,6%. Capaian positif ini juga diikuti dengan meningkatnya rasio pendapatan dari Grup Afiliasi dan Non Afiliasi sebesar 56,7% berbanding 43,3%, sedangkan perbandingan rasio di tahun sebelumnya adalah 65,3% : 34,7%.

Direktur Utama GMF Aero Asia, Iwan Joeniarto bahwa mengatakan untuk menuju tercapainya visi “Top 10 MRO in The World”, Perseroan melakukan pergeseran fokus bisnis ke arah perawatan mesin dan komponen pesawat.

“Kami juga baru saja menyelesaikan pekerjaan yang merupakan kapabilitas baru kami, yaitu merawat Engine CFM 56 – 5B pertama milik pelanggan kami Citilink. Selain itu kami juga telah meresmikan fasilitas ‘Landing Gear Shop’ baru untuk layanan perawatan komponen landing gear yang lebih efisien,” jelas Iwan, dalam keterangan tertulisnya yang dilansir, Rabu (7/11/2018).

Selain itu, sambung Iwan, Perseroan juga mendatangkan pelanggan baru dari Thailand, Bangladesh dan Yunani. Tak kalah penting, GMF AeroAsia juga menandatangani perjanjian kerja sama kemitraan strategis dengan AFI KLM E&M.

Iwan Joeniarto mengatakan, bahwa kemitraan strategis dengan AFI KLM E&M merupakan langkah besar bagi Perseroan untuk dapat tumbuh. Ia juga mempertimbangkan kapabilitas serta daya saing tinggi yang dimiliki AFI KLM E&M dapat membantu GMF AeroAsia dalam memperkuat posisi dengan menjaga kualitas layanan untuk memberikan keunggulan dan membangun kemitraan yang kuat.

Menurut Iwan, kerjasama antara GMF AeroAsia dan AFI KLM E&M merupakan suatu kolaborasi untuk memperkuat posisi dalam industri perawatan pesawat yang sangat kompetitif. Kolaborasi ini dirancang untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem kualitas dan kapabilitas Perseroan serta untuk memperkuat posisi AFI KLM E&M di Asia.

“Kami berusaha memberikan solusi yang dapat menyesuaikan kebutuhan, fasilitas, kualitas terbaik dengan harga yang wajar kepada pelanggan kami. Dengan kemitraan ini, kami percaya dapat memperkuat citra sebagai penyedia layanan Total Solution MRO,” tutup Iwan.(DD)