PT SEMEN INDONESIA (PERSERO), Tbk

PT SEMEN INDONESIA Laporan Tahunan 2015

MENEGASKAN ARAH DI TENGAH GELOMBANG PERSAINGAN
Tahun 2015 menjadi tahun konfirmasi terjadinya perubahan lingkungan usaha persemenan Indonesia. Rendahnya permintaan akibat pelambatan pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya pemain di industri, membuat Indonesia kini dan ke depan, memasuki era persaingan ketat di pasar semen domestik, dengan keunggulan daya saing dan kemampuan pengelolaan biaya menjadi penentu kehadiran produk di pasar.

Semen Indonesia telah mewaspadai kondisi tersebut dengan mempersiapkan serangkaian program strategis, meliputi pengembangan fasilitas produksi, fasilitas distribusi dan diversifikasi produk semen maupun non-semen yang ditujukan untuk memastikan kehadiran produk Semen Indonesia di seluruh pasar potensial di Indonesia maupun kawasan regional kini, maupun ke depan.

Semen Indonesia menyikapi tahun 2015 dengan memperkuat fondasi internal, memperkuat sinergitas untuk meningkatkan kualitas keunggulan dan merealisasikan rencana pengembangan secara bijaksana dalam rangka merajut momentum pertumbuhan berkualitas dalam jangka panjang, mengatasi tahun-tahun sulit penuh persaingan saat ini maupun dimasa mendatang, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur nasional guna membangun kejayaan bangsa.

PERFORMANCE HIGHLIGHT

Memastikan Cost Leadership Untuk Meningkatkan Daya Saing
Semen Indonesia mengedepankan penerapan strategi cost management untuk meraih cost leadership guna meningkatkan daya saing dan mengatasi ketatnya persaingan. Semen Indonesia menjalankan program pengendalian biaya produksi, meningkatkan effisiensi operasional dengan menurunkan intensitas pemakaian energi, menekan biaya pemeliharaan, optimalisasi pemakaian kemasan serta meningkatkan efisiensi biaya distribusi untuk menekan beban operasional per ton.
Hasilnya:
•    Rasio CoGS-to Sales Naik terbatas
•    SGA-Sales Relatif tidak berubah

Memaksimalkan Keunggulan Guna Mengamankan Pasar dan Pertumbuhan Berkualitas di Masa Mendatang
Mengedepankan fokus strategi revenue management, Semen Indonesia berupaya mempertahankan kehadiran pasar dengan memaksimalkan keunggulan-keunggulan utama yang dimiliki, mencakup: kapasitas produksi yang mumpuni, lokasi fasilitas produksi yang strategis, packing plant yang tersebar di area prospektif untuk mendukung jalur distribusi yang efektif dan effisien serta tiga brand yang telah mengakar di hati konsumen.
Hasilnya:
•    Volume Penjualan Total bertahan sekitar 28,7 juta ton
•    Pangsa Pasar Domestik tetap dominan sebesar 43,0%

Memberi Landasan Kokoh Untuk Memastikan Pertumbuhan Yang Berkualitas
Sebagai bagian dari langkah antisipasi peningkatan permintaan semen dimasa mendatang, Semen Indonesia tengah menyelesaikan dua unit pabrik di Rembang dan di Padang dengan progress pembangunan masing-masing per akhir tahun 2015 sebesar 81,26% dan 78,24%. Dalam rangka memperkokoh kehadiran Perseroan di industri persemenan domestik, di akhir tahun 2015 Kami telah menginisiasi pembangunan 1 unit pabrik baru di Aceh. Selain itu, dalam rangka memperkuat fondasi keuangan untuk mendukung program ekspansi ke depan, Semen Indonesia senantiasa mengalokasikan lebih dari 50% laba bersih perusahaan sebagai cadangan modal. Semen Indonesia kembali akan menyisihkan sejumlah cadangan dari laba bersih tahun 2015 yang mencapai nilai sebesar Rp4,5 triliun untuk memperkuat modal.

Mengembangkan Usaha Non-Semen Untuk Mendukung Kinerja di Masa Depan
Semen Indonesia mulai mengembangkan usaha untuk meraih potensi pendapatan produk non-semen sesuai dengan perkembangan pasar, sekaligus mengupayakan pendalaman pasar untuk produk semen Semen Indonesia. Semen Indonesia juga mulai merancang pengembangan usaha yang memiliki dampak penurunan terhadap biaya-biaya produksi maupun distribusi secara fundamental.
Hasilnya:
•    Kontribusi pendapatan non-semen naik 21,7%

Tetap Berkomitmen Untuk Membangun Komunitas dan Memperbaiki Kualitas Lingkungan
Kondisi usaha yang kurang kondusif bukan penghalang bagi Semen Indonesia untuk mewujudkan komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan komunitas, baik dalam bentuk realisasi Program PKbL maupun program pengembangan komunitas lainnya. Semen Indonesia merealisasikan penyaluran dana program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) sebesar Rp136,4 miliar, menyalurkan dana Kemitraan sebesar Rp69,6 miliar, dan dana bina Lingkungan sebesar Rp30,1 miliar.

Semen Indonesia juga mewujudkan komitmen perbaikan kualitas lingkungan, dengan berpartisipasi pada upaya mitigasi gas rumah kaca, meningkatkan pemanfaatan energi alternatif, mengelola dan memanfaatkan bahan daur ulang, menerapkan inovasi dalam seluruh rangkaian kegiatan operasional dan melaksanakan program penghijauan serta konservasi lingkungan secara terstruktur dan terencana.

FINANCIAL HIGHLIGHT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ASET
Per tanggal 31 Desember 2015, Perseroan memiliki total aset sebesar Rp38.153 miliar, naik 11,1% dari saldo 31 Desember 2014, sebesar Rp34.332 miliar. Total asset tersebut terdiri dari 27,6% aset lancar dan 72,4% asset tidak lancar. Komposisi ini berubah dari komposisi asset di tahun 2014 yang terdiri dari 34,0% aset lancar dan 66,1% aset tidak lancar.

LABA & EBITDA
laba bersih Perseroan tertekan menjadi sebesar Rp4,5 triliun, 18,7% lebih rendah dari tahun
sebelumnya sebesar Rp5,6 triliun. Sehingga laba bersih per saham juga turun Rp175 dari angka di tahun sebelumnya, Rp937. EBITDA Perseroan juga turun menjadi Rp7,4 triliun dari angka Rp8,3 triliun ditahun sebelumnya.

LIABILITAS
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp10.712 miliar, meningkat 14,9% dibanding tahun sebelumnya Rp9.327 miliar. Liabilitas Perseroan di tahun 2015 terdiri atas Liabilitas Jangka Pendek dengan porsi 61,6%, senilai Rp6.559 miliar atau naik sebesar 25,2% dan Liabilitas jangka panjang dengan porsi 38,4% senilai Rp4.113 miliar atau naik sebesar 1,4%.

EKUITAS
Saldo ekuitas Perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2015 adalah sebesar Rp26.420 miliar, naik 9,9% dari tahun 2014 sebesar Rp24.046 miliar.

RENCANA STRATEGIS

Kondisi usaha yang semakin penuh tantangan membuat seluruh jajaran Semen Indonesia harus semakin bersatu-padu, menyatukan seluruh akumulasi kompetensi menjadi kekuatan memasuki era baru industri persemenan Indonesia yang tidak terelakkan lagi, era persaingan yang semakin berat yang membuat setiap pelaku harus waspada dan tidak boleh mentolerir kekurang akuratan tindakan operasional maupun strategis.

Selesainya tahapan transformasi menjadi strategic holding company harus menjadi titik awal dari transformasi berikutnya menuju perubahan mindset seluruh jajaran, dengan mengoptimalkan seluruh kekuatan dan kelebihan yang dimiliki menjadi alat Perseroan dalam mengatasi setiap tantangan, mempertegas komitmen untuk mendukung pembangunan bangsa dan konsisten menciptakan peluang pertumbuhan di masa mendatang.

Pada Januari 2016, beberapa proyek pekerjaan infrastruktur telah dimulai, antara lain pada Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral, dan Kementerian Perhubungan. Tahun ini, Pemerintah mengupayakan adanya penyerapan yang lebih merata di semester I.

Peningkatan konsumsi semen curah telah diantisipasi oleh Perseroan melalui inisiatif strategis dengan membangun fasilitas distribusi yang tersebar dititik-titik pengembangan infrastruktur nasional. Saat ini perseroan telah memiliki fasilitas distribusi yang berupa packing plant dan pelabuhan tersebar di 26 lokasi mulai Lhokseumawe sampai Sorong.

Move Closer to Customer & Supply Chain Management
Salah satu inisitaif strategis Perseroan, Move Closer to Customer yaitu lebih dekat dengan pelanggan adalah penerapan Supply Chain Management (SCm). Dalam menerapkan SCm, Perseroan mengintegrasikan serangkaian aktivitas bisnis di sepanjang rantai pasok untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan baik berupa produk maupun layanan dengan menggunakan sumber daya yang ada dalam rantai pasok tersebut.

Implementasi SCm dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan dan atau menurunkan biaya operasional guna meningkatkan daya saing Perseroan. Perseroan berupaya meningkatkan efisiensi operasional dengan menurunkan intensitas pemakaian energi, menurunkan biaya energi, menekan biaya pemeliharaan, optimalisasi pemakaian kemasan serta meningkatkan efisiensi biaya distribusi untuk menekan beban operasional per ton untuk mengatasi penurunan permintaan dan meningkatkan daya saing.

Perseroan juga menerapkan program konservasi energi untuk lebih mengendalikan biaya energi, yang merupakan komponen utama dalam proses produksi semen. Penurunan biaya energi dilakukan dengan memaksimalkan kerja unit Waste Heat Recovery Power Generator (WHRPG) di Padang, memaksimalkan operasional power plant di Tonasa dan mengintensifkan penggunaan sumber energi biomassa serta batubara kalori lebih rendah dalam memproduksi terak. Perseroan menerapkan strategi Improving Competitive Advantage untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dalam rangka memitigasi persaingan industri semen yang meningkat. Sasarannya adalah mempertahankan dominasi pasar untuk menjamin pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Penguatan Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan
Perseroan terus melanjutkan berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat landasan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. berbagai langkah strategis yang tengah dilaksanakan dan disiapkan meliputi:
• Peningkatan kapasitas produksi: pembangunan unit pabrik baru di Rembang -Jawa Tengah dan Padang Sumatera barat yang saat ini progress pembangunan fisiknya      per maret 2016   masing-masing telah mencapai 88,34% dan 86,49%.
• Penguatan Faktor Penunjang: pembangunan cement mill, upgrading dan perluasan quarry.
• Menyelesaikan pembangunan packing plant di 3 daerah pemasaran potensial
• Melanjutkan pembangunan WHRPG di Tuban berkapasitas 30,6 mW dan meningkatkan penggunaan Alternative Fuel and Raw material (AFR).
• Meningkatkan kompetensi SDm dan menyelesaikan penyempurnaan ICT.
• Melanjutkan program-program pasca transformasi sebagai Strategic Holding.

Untuk bisa tetap meraih kinerja optimal pada 2016, Perseroan telah mempersiapkan rencana, target, dan strategi operasional. Perseroan tetap konsekuen menjalankan lima fokus pengelolaan strategi, yaitu meliputi: Revenue Management, Cost Management, Capacity Management, Increasing Competitive Advantage, dan Investment Management.

Selesainya tahapan transformasi korporasi menjadi Strategic Holding juga diyakini akan membuat Perseroan mampu mengoptimalkan realisasi Program Sinergi antar Operating Company dengan dukungan teknologi informasi agar mendapatkan efisiensi biaya distribusi dan operasional yang semakin rendah, sehingga semakin meningkatkan kinerja keuangan Perseroan. Seluruh perkembangan tersebut menunjukkan kesiapan Perseroan untuk meraih peluang pertumbuhan dari membaiknya kondisi pasar semen di kancah domestik maupun regional

Keterangan:


Tahun
2015
Peserta ARA
Ya
Kategori ARA
BUMN Non Keuangan Listed (BNKL)
Penghargaan
BUMN Non Keuangan Listed #2
Jumlah Halaman
586
Kantor Akuntan Publik
Osman Bing Satrio & Eny (anggota Deloitte Touche Tohmatsu Limited)
Biro Administrasi Efek
PT Datindo Entrycom
Kustodian
N/A
Agen Pemeringkat
N/A
Persatuan Karyawan
N/A
NPWP
N/A
TDP
N/A
SIUP
N/A
Tags
PT Semen Indonesia,laporan tahunan,2015,industri,BUMN,produsen

* Galeri memuat data laporan tahunan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id


Download Read PDF