PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI SELATAN & SULAWESI BARAT

PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI SELATAN & SULAWESI BARAT Laporan Tahunan 2016

A SUSTAINABLE BUSINESS THROUGH FIVE VALUES

Berbagai upaya terus Bank lakukan untuk mewujudkan tekad Bank Sulselbar menjadi perusahaan yang terkemuka dengan standar kelas dunia melalui pembangunan sumber daya manusia serta teknologi informasi. Indikatorindikator kinerja operasional kami secara konsisten terus menunjukkan peningkatan. Semua perjalanan menuju kinerja operasional yang prima tersebut, Bank lakukan melalui fondasi tata kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik dengan mengedepankan lima nilai perusahaan yaitu Professional, Inovasi, Kerjasama, Integritas serta Layanan Prima.

PERFORMANCE HIGHLIGHT

Jumlah Dana Pihak Ketiga sebesar 104,29%, dari target sebesar Rp. 11.058.617 juta

Realisasi total asset pada tahun 2016 mencapai 94,91% dari target yang ditetapkan dalam RBB tahun 2016 sebesar Rp. 17.112.718 juta Penyaluran kredit dan pembiayaan syariah mencapai 95,12%, dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 12.488.400 juta. Jumlah simpanan nasabah/Dana Pihak Ketiga melampaui target dengan capaian sebesar 104,29%,dari target sebesar Rp. 11.058.617 juta, modal saham disetor sebesar 102,85% dari target yang ditetapkan sebesar Rp.813.479 juta. Laba sebelum pajak mencapai Rp. 814.532 juta atau 108,60% dari target RBB 2016 dan meningkat 24,65% dari Laba sebelum pajak tahun buku 2015.

Pencapaian Laba yang melebihi target RBB tersebut terutama disebabkan oleh keberhasilan manajemen melakukan efisiensi. Sedangkan realisasi Dana Pihak Ketiga melampaui target disebabkan karena simpanan dalam bentuk deposito mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 134,63% dibanding dengan realisasi Deposito pada tahun 2015. Meskipun masih terdapat beberapa pos-pos tertentu tidak mencapai target namun secara keseluruhan kinerja Bank Sulselbar untuk tahun buku 2016 telah berhasil mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam RBB Tahun 2016, bahkan capaian Laba melampaui target yang ditetapkan.

Realisasi Ratio ROA Bank Sulselbar per Desember 2016 sebesar 4,96 %

Dari Aspek Rasio Keuangan menunjukkan fungsi intermediasi Bank Sulselbar mencapai hasil yang baik, sebagaimana tampak pada Rasio-rasio Keuangan dibawah ini, dimana beberapa Rasio Keuangan Utama menunjukkan pencapaian yang lebih dari targetnya atau melampaui realisasi tahun 2015 yang lalu. CAR Bank Sulselbar per Desember 2016 sebesar 27,79%. Berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Regulator bahwa CAR minimum adalah sebesar 8 %. Dengan demikian kondisi CAR PT Bank Sulselbar sangat baik.

Realisasi Ratio ROA Bank Sulselbar per Desember 2016 sebesar 4,96 %. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Sulselbar mampu menghasilkan laba sebelum Pajak yang nilainya 4,96% dari Total Assetnya. Semakin besar hasil yang diperoleh dari ratio ROA maka semakin besar Laba yang dapat diperoleh Bank.

Hasil dari Ratio ROE Bank Sulselbar per Desember 2016 sebesar 34,10%.Hal tersebut menunjukkan bahwa Bank Sulselbar mampu menghasilkan Laba Bersih yang nilainya 34.10 % dari Equitas (Modal Inti). Hal ini menandakan bahwa Bank berhasil dengan baik mengelola ekuitasnya. Realisasi Ratio BOPO Bank Sulselbar per Desember 2016 sebesar 60,13%, menunjukkan indikasi terjadinya pengelolaan Bank yang efisien meskipun bukan satu-satunya parameter untuk mengukur secara akurat tingkat efisiensi Pengelolaan Bank. Rasio LDR Bank Sulselbar sebesar 103,00 %, menggambarkan bahwa penyaluran kredit bank Sulselbar cukup ekspansif.

FINANCIAL HIGHLIGHT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laba (Rugi) Setelah Pajak
Laba tahun berjalan merupakan laba yang diperoleh dalam tahun buku berjalan setelah dikurangi beban pajak penghasilan. Dengan perhitungan tersebut, Bank mampu membukukan laba tahun berjalan tahun 2016 sebesar Rp606,12 miliar, lebih tinggi Rp104,95 miliar atau 20,94% dibandingkan tahun 2015, yaitu sebesar Rp501,18 miliar. Pertumbuhan tersebut seiring dengan meningkatnya laba sebelum pajak penghasilan.

NPL-NET
Kolektibilitas Kredit dan Pembiayaan Bank terlihat dari total kredit bermasalah (NonPerforming Loan (NPL). NPL netto Bank pada tahun 2016 tetap terkendali dikisaran 0,25% dengan besaran Rp29,21 miliar. Besaran NPL tersebut jauh dibawah ambang batas NPL yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

DPK
Jumlah dana pihak ketiga tumbuh 51,62% yaitu dari Rp.7,61 triliun menjadi Rp. 11,53 triliun.

RENCANA STRATEGIS

Bank Sulselbar  memandang pada tahun 2017 akan tetap mengalami pertumbuhan yang baik, di dorong oleh tingginya konsumsi domestik. Kredit dan pembiayaan Syariah diprediksi juga akan mengalami pertumbuhan lebih moderat. Bank Sulselbar akan fokus pada pertumbuhan kredit tahun 2017 lebih mengutamakan kredit produktif. Persaingan Dana Pihak Ketiga akan lebih ketat dengan diberlakukan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: PMK 235. Pemberlakuan peraturan tersebut akan berdampak pada penghimpunan DPK Bank Sulselbar yang selama ini terfokus pada Giro Pemerintah Daerah.

Untuk itu Bank Sulselbar akan mengantisipasi dan mencermati dengan seksama dampaknya pada Rasio Likuiditas Bank. Bank Sulselbar senantiasa terus berupaya memperhatikan Profil Risiko pada tingkat yang wajar dan meraih peluang pertumbuhan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.

Keterangan:


Tahun
2016
Peserta ARA
Ya
Kategori ARA
BUMD Keuangan Non Listed (BDKNL)
Penghargaan
Jumlah Halaman
716
Kantor Akuntan Publik
Husni, Mucharam & Rasidi
Biro Administrasi Efek
N/A
Kustodian
N/A
Agen Pemeringkat
N/A
Persatuan Karyawan
N/A
NPWP
01.134.213.6.812.000
TDP
503/0006/TDPPT-P/04/KPAP
SIUP
503/0005/SIUPB-P/04/KPAP
Tags
banksulselbar,perbankan,bumd,indonesia

* Galeri memuat data laporan tahunan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Informasi, permintaan pemuatan maupun perubahan, hubungi: info@annualreport.id


Download Read PDF